Money Management dalam Trading Forex

Money Management dalam Trading Forex

Money management trading– Apa yang membedakan antara trader professional dan pemula?

Trader pemula biasanya nafsu ingin cepat kaya dengan hanya klik dan mouse depan komputer tanpa memikirkan pilar yang menjadi komponen utama trader yang sukses.

Terdapat 3 pilar komponen bagi trader yang perlu diperhatikan yaitu metode atau strategi, money management dan mindset. Kali ini yang akan dibahas adalah money management dalam trading forex

Money management adalah kemampuan untuk mengatur keuangan yang digunakan untuk trading secara disiplin dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari trading yang dilakukan.

Money management memiliki peranan penting dalam trading forex bahkan 80% faktor terbesar bagi trader agar bisa sukses dalam trading adalah money management dan mindset sedangkan sisanya atau sekitar 20% terletak pada metode atau strategi yang digunakan

Terdapat beberapa tips seputar money management yang bisa diterapkan dalam trading forex, sebagaimana diungkapkan oleh Ivan Susanto dalam Forex Trading berikut ini:

1. Atur risiko setiap transaksi pada 2%, atau bisa sampai 5% untuk akun dibawah $5000. Pengaturan risiko dapat dilakukan melalui mekanisme stop loss

2. Selalu gunakan stop loss

Mekanisme penggunaan stop loss, sebagai berikut:

  • Posisi stop loss menyesuaikan dengan time frame yang kalian pakai. Semakin besar time frame yang dipakai akan semakin besar interval stop loss yang kalian pasang
  • Interval stop loss minimal adalah sebesar channel yang terbentuk atau sebesar nilai risiko per transaksi yang telah kalian tentukan sebelumnya
  • Jangan mengubah nilai stop loss dengan alasan apapun, sekalipun pergerakan harga mendekati nilai stop loss

Akun kalian $1500 dan risiko yang kalian ambil sekitar 2% untuk setiap transaksi ($30). Kalian mengambil 10.000 unit dimana 1 pip =$1

Chart bergerak trending dan membentuk channel dengan lebar/diameter sekitar 20 pip

a. nilai stop loss sesuai besaran risiko per transaksi maksimal = 30 pip

b. nilai stop loss sesuai besaran interval channel = 20 pip – 30 pip

3. Never Over Trade

Trading dengan 2 lot lebih menguntungkan dibandingkan 1 lot. Penggunaan 2 lot memungkinkan kalian untuk dapat melakukan reposisi, hedging, dan tindakan pencegahan lainnya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa setiap transaksi membutuhkan margin deposit dan setiap margin akan mengambil sebagian akun.

Oleh karena itu, perlu diperhatikan dalam menggunakan margin jangan sampai melakukan overtrading atau melakukan transaksi beberapa posisi sekaligus karena hal tersebut akan sangat membahayakan modal kalian

4. Never let a profit run into a loss

Gunakan trailing stop untuk mengamankan posisi kalian. Jangan sampai keuntungan depan mata berubah menjadi kerugian.

Berhati-hatilah agar posisi kalian tetap tidak terkena trailing stop, berikan tempat agar chart bisa bergerak naik turun

5. Cut your losses

Gunakan stop loss untuk menghindari kerugian yang lebih besar dan segeralah exit dari posisi apabila telah mencapai risiko yang kalian perbolehkan terjadi. Jangan berharap chart akan berbalik ke arah yang kalian inginkan untuk menutupi kerugian yang terjadi

6. Always go with the trend

Lakukan trading sesuai dengan tren yang terjadi, oleh karena itu perlu pemahaman yang baik dalam membaca trend dan kemampuan ini adalah fundamental yang harus dikuasai oleh trader

7. No position is a position too

Tidak setiap waktu kalian harus mengambil posisi. Ada saatnya dimana kalian perlu mengamati. Tidak mengambil posisi juga bagian dari posisi

8. Pisahkan akun kalian

Jika akun kalian mulai bertambah karena sistem yang mulai bekerja dengan baik, jangan lupa pisahkan akun asli kalian dengan hasil keuntungan.

Demikian money management yang bisa diterapkan di segala jenis trading paper assets tidak terkecuali trading forex.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *